KKMK Bogor

Keluarga Karyawan Muda Katolik Bogor

Gereja Katedral St. Isaac

Posted by khristianto on July 10, 2008

    

Inilah gereja Katedral terbesar di Rusia. Gereja yang memiliki arsitektur sangat megah dan berinterior luar biasa indahnya. Nama gereja ini adalah Santo Isaac. Tinggi gedung gereja adalah 101,5 meter. Sebagai perbandingan, tinggi Monas adalah 132 meter.

Pembangunan gereja ini merupakan inisiatif dari Tsar Alexander I. Dari beberapa karya arsitektur yang diajukan, terpilihlah karya seorang arsitek Perancis, Auguste de Montferrand (1786–1858).

Membutuhkan waktu 40 tahun untuk menyelesaikan pembangunan kontruksi gereja. Diawasi secara langsung oleh Montferrand sejak 1818, gereja tersebut akhirnya dapat diselesaikan tahun 1858.Ironisnya, justru pada tahun tersebut, Montferrand meninggal dunia. Sementara itu keinginannya untuk dikubur di bawah gereja hasil karyanya sendiri tidak dapat diwujudkan, karena ia bukan seorang Katolik Ortodoks. Oleh orang-orang terdekatnya, jenazahnya dibawa ke Perancis dan dikebumikan di samping ibunya.

Berikut ini kutipan dari Kompas tentang perjalanan di dalam Gereja :

Ketika memasuki St Isaac, pemandangan pertama yang mengesankan adalah pilar-pilar dari batu marmer dan onyx hijau tua yang utuh tanpa sambungan menjulang tinggi menyangga atap gereja, penuh dengan ornamen Kristiani.

Seluruh dinding gereja, bahkan sampai atap, penuh lukisan maupun patung-patung orang suci. Ibarat tak ada ruang kosong walau hanya satu sentimeter pun. Semua tempat dipenuhi ornamen.

Lidah saya tiba-tiba kelu ketika mengarahkan pandangan ke altar utama. Di sana terwujud ornamen yang menggambarkan sebuah ‘pintu surga’ yang tengah terbuka. Kedua daun pintu ukuran raksasa yang berwarna kuning emas dipenuhi ornamen yang ‘pelik’. Di balik itu terdapat kaca kristal berukuran raksasa yang menggambarkan sosok Yesus Kristus berjubah merah dengan latar belakang cahaya putih yang benderang. Serta merta saya berucap, betapa dahsyatnya karunia Tuhan yang diberikan kepada arsitek Auguste de Montferrand sehingga bisa memvisualkan kisah-kisah dari kitab suci. Karya besar ini dikerjakan Montferrand dari tahun 1818 hingga 1858.

Baru kali ini saya bisa melihat secara nyata sebuah gambaran Pintu Surga. Imajinasi saya waktu itu, saya sudah berada di depannya, tetapi mau masuk, kok, susah benar. Oh, ya, memang ada peraturan pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke wilayah altar utama tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: