KKMK Bogor

Keluarga Karyawan Muda Katolik Bogor

Film Mengenai Yesus

Posted by khristianto on April 9, 2008

  

Kisah kehidupan Yesus sungguh menarik untuk difilmkan. Terbukti sejak era film bisu dengan gambarnya yang hitam putih hingga era modern yang sering mengandalkan animasi komputer, ragam kisah perjalanan hidup Yesus telah muncul di layar bioskop maupun televisi. Banyak kisah otentik seperti halnya telah tertulis dalam Alkitab. Namun ada juga film-film yang sangat kontroversial karena sengaja mencampurkan imajinasi dan perspektif si pembuat film dengan kisah Yesus seperti yang kita ketahui selama ini. Di antara ratusan film mengenai Yesus yang telah dibuat, sembilan film di bawah ini merupakan karya sinema yang sangat terkenal di jamannya.

1. Life and Passion of Christ
Film ini diproduksi tahun 1902 dan baru dirilis tahun 1905. Karena teknologi yang masih terbatas, film ini dibuat dalam format film bisu.  Tidak ada dialog ataupun musik soundtrack seperti yang biasa kita nikmati dalam film-film era modern. Perjalanan hidup Yesus secara lengkap diceritakan dalam film ini sejak Ia lahir dan kemudian disalibkan. Tidak lupa juga sang sutradara menceritakan adegan penciptaan mukjizat oleh Yesus seperti pembuatan roti dan ikan dan penciptaan anggur. Di akhir film digambarkan bagaimana Yesus bangkit dan diterima oleh tangan Allah di surga.

2. King of The Kings
Diproduksi tahun 1923, film ini masih menggunakan format film bisu.  Kisah mengenai Yesus di film ini dimulai dari saat pertama kali bertemu dengan Maria Magdalena hingga akhirnya disalibkan di bukit Golgota. Bagi yang pernah menonton film ini, ada beberapa adegan yang sangat mengesankan antara lain ketika Yesus menyembuhkan seorang anak kecil yang buta, penghapusan dosa-dosa Maria Magdalena dan adegan penyaliban Yesus.

3. The Gospel According to St. Matthew
Film ini merupakan produksi gabungan sineas Itali dan Perancis serta dirilis pertama kali tanggal 2 Oktober 1964. Penggambaran citra Yesus di sini bertolak belakang dengan apa yang selama ini kita yakini. Sang sutradara tampaknya lebih memilih  untuk memperlihatkan wajah Yesus seperti manusia biasa. Sebagai catatan, sutradara film ini Paolo Pasolini adalah seorang gay, atheis dan penganut paham Marxis.

4. The Greatest Story Ever Told
Produksi tahun 1965. Film ini berusaha memperlihatkan semua kisah Yesus seperti yang tertulis dalam Alkitab, dimulai dari kelahiran-Nya, kisah mukjizat yang Ia ciptakan, membangkitkan Lazarus, hingga akhinya disalibkan, wafat dan bangkit kembali. Tak heran jika durasi film ini sangat lama yaitu 3 jam 45 menit.

5. Godspell: A Musical Based on the Gospel According to St. Matthew
Produksi tahun 1973. Cerita Yesus dalam film ini sangat jauh berbeda dengan keyakinan kita selama ini. Sebagai contoh adalah ketika Yesus justru menentang misi yang diberikan Allah saat Ia akan disalibkan. Namun bagi yang pernah menontonnya, hal yang paling berkesan dalam film ini adalah musik pengiringnya yang sangat indah.

6. Jesus of Nazaret
Berbeda dari film-film Yesus sebelumnya, film ini merupakan film televisi yang diputar secara berseri. Sang pemeran Yesus – Robert Powell – diakui sangat cemerlang memainkan peran sebagai Yesus. Bahkan disebut-sebut, Robert seperti lahir untuk menjadi pemeran Yesus. Tidak hanya wajah maupun bentuk fisiknya, namun juga watak, pembawaan dan karakternya dalam film benar-benar menyerupai imajinasi kita mengenai Yesus yang hidup ribuan tahun lalu. Film ini diproduksi tahun 1977.

7. Jesus
Sama halnya dengan Jesus of Nazaret, film Jesus merupakan film miniseri yang diputar di televisi tahun 1999. Tanpa bermaksud untuk mendiskreditkan Yesus, film ini mencoba untuk memberi gambaran lebih manusiawi mengenai diri Yesus. Ia terkadang tertawa, bercanda, menangis, kesepian atau kesakitan. Semua itu terlihat dalam perjalanan hidup-Nya sejak lahir hingga disalibkan. Produksi 1999.

8. Miracle Maker
Diproduksi tahun 2000 oleh sineas Rusia dan Inggris, film ini merupakan film animasi. Banyak yang terpesona akan film ini karena kualitas animasi dan karakter gambar yang begitu hidup. Karena dibuat dalam format animasi, sudah tentu segmen penonton yang dituju adalah anak-anak.

9. Passion of The Christ.
Sudah pasti banyak yang tahu akan film ini. Diputar pertama kali tahun 2004, Mel Gibson berhasil membuat sebuah film mengenai Yesus yang akan selalu dikenang oleh umat Katolik dunia. Di balik film ini, sesungguhnya ada fakta-fakta menarik :
a. Pemeran Yesus – James Caviezel – berusia 33 tahun ketika bermain di fim ini, sama dengan usia Yesus ketika disalibkan. Perhatikan juga, mereka memiliki inisial nama yang sama – JC.
b. Film Passion of The Christ menduduki peringkat 1 di antara daftar film kontroversial sepanjang masa.
c. Setelah mengalami peristiwa spiritual selama pembuatan film, banyak kru dan artis kemudian menjadi penganut Katolik. Salah satu di antara mereka adalah aktor yang memerankan Judas Iskariot.
d. Mel Gibson menyumbang 100 juta dollar dari profit film kepada sebuah gerakan Katolik.
e. Asisten sutradara Jan Michelini terkena sambaran petir sebanyak dua kali selama pembuatan film.
f. James Caviezel mengaku, ia terkena sambaran kilat dan mengalami hiportemia (kedinginan) selama adegan penyaliban.
g. Bahu James Caviezel patah ketika kejatuhan kayu salib seberat 70 kilogram.
i. Maia Morgenstern – pemeran Bunda Maria – diam diam sedang hamil selama syuting. Ia tidak memberitahukan siapapun hingga suatu hari ia berbisik kepada James Caviezel,”Saya punya bayi di dalam perut”
j. Mel Gibson ikut bermain di film ini walaupun tidak tampak wajahnya. Ketika adegan penyaliban, ada tangan yang mengangkat Jesus ke kayu salib. Itulah tangan Mel Gibson. Ia mengatakan,”Akulah yang menempatkan Jesus ke kayu salib. Itu semua karena dosa-dosaku”. Selain itu kaki Mel Gibson yang tampak ketika adegan Maria Magdalena menyentuh kaki Yesus.
k. Ada dua orang Bulgaria yang ikut bermain yaitu Hristo Shopov (pemeran Ponsius Pilatus) dan Hristo Jivkov (pemeran Yohanes). Dalam bahasa Bulgaria, nama Hristo mempunyai makna “Kristus”.
l. Judul awal fim ini adalah The Passion. Kemudian Mel Gibson mengubahnya menjadi The Passion of Christ. Namun sebulan kemudian Mel Gibson kembali mengubah judul film menjadi The Passion of The Christ.
m. Dibutuhkan 10 jam untuk mendandani James Caviezel saat adegan penyiksaan.
n. Film ini diijinkan diputar di Malaysia namun dilarang di Kuwait dan Bahrain.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: